Review Single Review Event Review Album Review Video Clip Submit News
Enter Hangman Horoscope
  • Pop Events
  • My Events
  • Related News

    Latest News

    Home > News > Review Event > Introducing Comforting Sounds from Mew

    Written By: nike prima
    2009-08-12 14:28:29

    Penantian sekian tahun itu akhirnya terbayar. Batalnya konser Mew di Jakarta tahun 2003 lalu membuat penampilan band asal Denmark ini termasuk dalam daftar ‘most anticipated concerts’ di tahun 2009, dan Java Festival Production lah yang berhasil menggiring Jonas, Bo dan Silas ke hadapan para penggemarnya pada hari ketiga Java Rockin’ Land 2009.

    Pertunjukan dimulai dengan lagu ‘Circuitry of The Wolf’ dan ‘She Spider’. Kemudian tanpa basa-basi, Mew langsung memainkan lagu baru mereka, ‘New Terrain’ yang diawali dengan intro ketukan drum dari Silas yang sangat tidak lazim. Meski sebagian penonton tidak familiar dengan lagu itu, namun suguhan permainan mereka sudah cukup membius dan Jonas, dkk pun langsung menggempur Pantai Karnaval Ancol dengan lagu baru lagi, ‘Introducing Palace Players’ yang diambil dari mini album mereka, 'No More Stories'.

    Tampaknya Mew sengaja menyuguhkan lagu-lagu baru di awal untuk mengatur mood penonton malam itu, karena setelah beberapa lagu baru di awal, band pembuka Nine Inch Nails ini memainkan lagu-lagu dari dua album terakhir mereka, ‘Frengers’ dan ‘And The Glass Handed Kites’. ‘Chinaberry Tree’, ‘Am I Wry’ dan ‘Special’ adalah beberapa dari sekian lagu yang Mew mainkan. Satu hal istimewa yang sulit dilupakan dari konser Mew ini adalah video visualisasi di backdrop yang ditampilkan selama mereka bermain. Aksi panggung vokalis Jonas yang kalem dan lighting panggung yang sengaja dibuat temaram membuat penonton terfokus pada musik dan visualisasi yang sukses membuat penonton merinding karena tema-temanya yang absurd dan gelap, seperti kucing dengan jas bermain biola hingga sekumpulan anak-anak berwajah datar yang ikut bernyanyi di lagu ‘Sometimes Life isn’t Easy’.

    Juru bicara di konser ini justru dipegang oleh gitaris Bo Madsen. Beberapa kali Bo menyapa penonton di jeda lagu, meski bisa dibilang tak terlalu komunikatif. Mungkin itulah salah satu ciri band Eropa. Bahkan si vokalis (yang lebih mirip anak baru di kampus daripada vokalis band), Jonas Bjerre sangat pelit bicara. Teriakan penonton memanggil namanya sama sekali tidak digubris oleh Jonas. Namun kemampuan komunikasi Jonas di panggung yang hanya mengucapkan ‘Thank you’ tak lebih dari dua kali selama konser tidak berbanding lurus dengan kemampuan vokalnya. Beberapa kali Jonas menyentuh nada-nada tinggi dengan mimik tanpa usaha sama sekali, dan itu sudah cukup membuat para penonton semakin histeris.

    Aksi ‘The world’s only indie stadium band’ (begitu kata Bo) ditutup dengan ‘Comforting Sounds’ yang diakhiri dengan siraman kembang api dan para penggemar Mew saat itu pulang dengan euforia yang bertahan hingga beberapa hari setelahnya.

     
     

    Komentar (3)

    Slamet Raharjo

    makanya mba ita kalo ngeronda jangan kerajinan :p

    grooveboxita ita

    kok gua ngantuk ya nontonnya? haha.. maaf yaa Jonas *Nyengir*

    Cowo

    mew gooookkkkkiiiiiiiiiiilll.

    Tulis Komentar

    Nama
    Komentar
    captcha image
    Ribet ngisi kode?
    mending Login dulu
    Masukkan kode di atas